Notification

×

GAMIES INDONESIA

INDEKS BERITA

Rakor Inflasi, Kepala Daerah Diminta Mendata dan Mengkoordinasikan Komoditas Pangan yang Cenderung Naik Jelang Idul Adha

Rabu, 05 Juni 2024 | Juni 05, 2024 WIB Last Updated 2024-06-05T15:44:28Z

Pasbar, Rakyat Merdeka86 | Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) secara virtual dari Ruangan Balkon Kantor Bupati setempat, Selasa (4/6). Rapat dibuka oleh Plt. Sekjen Kementerian Dalam Negeri Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si.


Plt. Sekjen Kementerian Dalam Negeri Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si., dalam rapat menjelaskan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan pada minggu ke-5 Mei 2024, yaitu bawang merah di 275 daerah Kabupaten/Kota, cabai merah di 248 daerah Kabupaten/Kota, dan gula pasir di 193 daerah Kabupaten/Kota.


"Hal ini dikarenakan sebentar lagi akan memasuki hari raya Idul Adha. Untuk itu, diharapkan kepada kepala daerah agar dapat mengecek, mendata, serta mengkoordinasikan terkait komoditas-komoditas pangan di pemerintah daerah yang cenderung akan naik menjelang hari raya," ujarnya.


Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa berdasarkan data yang diolah dari SP2KP Kemendag, harga bawang merah sampai dengan minggu ke-5 Mei naik sebesar 7,84% dibanding April 2024. Kemudian harga cabai merah naik sebesar 6,74%, harga gula pasir naik sebesar 1,76%, harga bawang putih naik sebesar 1,35%, harga ayam ras turun sebesar 0,54%, dan harga beras turun sebesar 2,58%.


Sementara itu, Dr. Inti Pertiwi Nashawari, S.P., M.Si. selaku Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian menyampaikan langkah-langkah terkait pengamanan pasokan produksi komoditas pertanian. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengadakan rapat koordinasi bersama Champion Bawang Merah pada tanggal 30 Mei 2024.


Langkah selanjutnya adalah penerapan teknologi dalam upaya peningkatan produksi bawang merah, seperti penerapan irigasi sprinkle agar penggunaan air lebih efektif dan efisien, bantuan pupuk NP Booster, dan fasilitas nurseri untuk percepatan penyemaian bawang merah dan cabai. Selain itu, juga dilakukan rakor bersama Champion Cabai pada tanggal 31 Mei 2024.


"Beberapa hasil dari rakor tersebut adalah stok cabai memasuki musim penghujan masih aman, namun perlu dilakukan mitigasi kondisi el Nino. Kemudian juga perlu identifikasi titik-titik lokasi yang masih tersedia air/dekat sumber air untuk memaksimalkan pertanaman. Beberapa penerapan teknologi dalam upaya peningkatan produksi aneka cabai adalah fasilitasi screen house modern, instore dryer (alat pengering) untuk cabai, dan fasilitasi bangsal pasca panen," jelasnya.


Di samping itu, berdasarkan grafik harga bahan pangan di Kabupaten Pasaman Barat mulai tanggal 28 Mei 2024 sampai dengan 4 Juni 2024 menunjukkan nilai perubahan harga yang cenderung menurun. Bahan pangan yang mengalami kenaikan harga adalah cabai merah lokal. Sedangkan bahan pangan yang mengalami penurunan harga adalah jagung lokal pipilan, kacang kedelai, beras Solok (premium), daging ayam broiler/ras, dan tepung terigu protein sedang.


Berikut urutan waktu dan tingkat persentase perubahan harga pangan yang telah terjadi. Pada tanggal 30 Mei 2024, harga jagung lokal pipilan turun sebesar 12,20%, diikuti kacang kedelai yang juga mengalami penurunan harga mencapai 6,67%. Pada tanggal 31 Mei 2024, harga beras Solok (premium) mengalami penurunan sebesar 5,41%, diikuti daging ayam broiler/ras yang mengalami penurunan harga mencapai 3,33%, dan tepung terigu protein sedang yang juga mengalami penurunan harga mencapai 7,69%. Pada tanggal 3 Juni 2024, cabai merah lokal mengalami kenaikan mencapai 16,67% dari harga sebelumnya.

(syafri.m)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update