×

GAMIES INDONESIA

INDEKS BERITA

Viral! Ojol Tertabrak Rantis Brimob Saat Demo Ricuh, Kapolri Minta Maaf dan 7 Anggota Diperiksa

29/08/2025 | 12:16 WIB Last Updated 2025-08-29T05:16:42Z

 


Jakarta, 29 Agustus 2025 – Insiden tragis terjadi pada Kamis (28/8) malam di tengah aksi demo yang berujung ricuh di kawasan Jakarta Pusat. Sebuah mobil taktis (rantis) milik Satuan Brimob dilaporkan menabrak dan melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan. Peristiwa ini terekam kamera warga dan videonya viral di media sosial sejak tengah malam hingga pagi hari ini (29/8), memicu gelombang kecaman dari publik.

Menurut kesaksian Hafidz, rekan korban, Affan saat itu tidak terlibat dalam aksi demonstrasi. Ia sedang mengantarkan pesanan GoFood dan tengah menyeberang jalan ketika mobil barakuda melintas dengan kecepatan tinggi.

“Dia bukan peserta demo. Affan lagi ngantar orderan. Pas dia nyeberang, mobil barakuda ngebut dan langsung kelindas,” ujar Hafidz kepada awak media.


Menanggapi kejadian ini, Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Abdul Karim, mengungkapkan bahwa ada tujuh anggota Brimob yang berada di dalam kendaraan tersebut saat kejadian. Ketujuhnya telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mako Satbrimob Polda Metro Jaya.

Ketujuh anggota yang diperiksa adalah:

Kompol C


Aipda M


Bripka R


Briptu D


Bripda M


Baraka Y


Baraka D


Irjen Abdul Karim menegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara transparan dan profesional, serta akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat luas atas insiden tersebut.

“Saya menyesali peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya. Saya sudah perintahkan Divisi Propam untuk menangani kasus ini secara tuntas dan adil,” ujar Kapolri dalam keterangan resminya.


Perkembangan kasus ini masih terus dipantau masyarakat. Tagar #KeadilanUntukAffan dan #RantisKelindasOjol menjadi trending di berbagai platform media sosial, menandakan besarnya perhatian publik terhadap peristiwa ini.

Pihak keluarga korban dan komunitas ojek online mendesak agar pelaku segera diproses hukum dan diberikan keadilan bagi Affan yang hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update